Gelar Pentas Seni, Perindo Ingin Bentengi Generasi Muda

Kongres Pimpinan Lokasi (DPW) Organisasi politik Persatuan Indonesia (Perindo) DKI Jakarta menggelar garis haluan kecil & budaya bertajuk Panggung Benteng Budaya Nusantara dalam Thamrin City Mall, Jalan Thamrin Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Inti, Minggu (23/8/2015).

Dalam kesibukan simpatik dan kepedulian terhadap kecil budaya nusantara tersebut, Perindo DKI Jakarta melibatkan sejumlah pelaku mungil akal budi yang tergabung dalam Padepokan Jitera Kreasi Nusantara, Padepokan Tari Jawa GRJU, Menasihati Vocalia GRJU, Padepokan Tari Rafi Kreasi, MNC Group dan mal-mal di DKI Jakarta.

Wakil Ketua Sidang Didikan Daerah (DPD) Perindo Jakarta Utara, Agustono mengatakan pelaksanaan tersebut untuk mengenalkan balik nilai mungil & akal budi Indonesia kepada tingkatan muda dan warga Nusantara.

“Membentengi para kompatibel umur dengan seni rasio berisi menjalin remaja oleh sebab itu benteng nalar nusantara, ” ujar Agustono saat ditemui dalam sela-sela kegiatan tersebut, Minggu (23/8/2015).

Pentas rasio nusantara Perindo ini untuk kali baru dibuka & hendak melakukan serangkaian daftar ataupun roadshow di lima mal yang tersebar pada Jakarta.

Selain mengenalkan pulih nilai rasio nusantara, kata dia, kegiatan ini untuk hendak mencopot pelatihan & pengenalan & pendalaman mungil akal budi kepada remaja ananda & keturunan.

Kegiatan pelatihan hendak dilatih langsung lalu Erni Wahyuni dan Euis. Sarifah daripada Sanggar Jitera Kreasi Nusantara.

Untuk menjadikan karet famili muda & cukup umur sebagai benteng budaya nusantara, sambung dia, Perindo DKI Jakarta bersama Sanggar Jitera Kreasi Nusantara telah menyusun wadah badan kontak keturunan muda disebut Cukup umur Super Nusantara.

“Sebagai ikon anak muda Indonesia khususnya daerah DKI Jakarta untuk menjadikan kompatibel umur sebagai benteng nalar & cukup umur pencegahan narkotika & kenakalan remaja, ” tutur Agus, Ketua Komisi Pelaksanaan sekalian Wakil DPD Perindo Jakarta Utara Lebar Anak muda dan Pemilih Pemula.

Kegiatan yang mayoritas diikuti anak-anak yang memakai pakaian kelaziman dari seluruh pelosok pelosok negeri Nusantara itu juga mendapat dukungan daripada Kantor Pariwisata & Kultur Wilayah DKI Jakarta.

 

 

Pentas Budaya Perindo Sajikan Berbagai Tarian Tradisional

Tarian tradisional daripada berbagai lokasi di nusantara ditampilkan di acara Panggung Benteng Rasio Nusantara dalam Mall Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2015).

Daftar tersebut digelar Dewan Didikan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) DKI Jakarta bersama pelaku seni & budaya sebagaimana Sanggar Jitera Kreasi Nusantara.

“Roadshow platform budaya itu akan menampakkan 100 orang2 remaja dengan tampilan lebih kurang 15 sampai secara 20 tarian tradisional nusantara dan 17 penyanyi cukup umur pada pada setiap penampilan dalam mal, ” ujar Wali Ketua DPD Perindo Jakarta Utara, Agustono di Mall Thamrin City, Tanah Kakak, Jakarta Kunci, Minggu (23/8/2015).

Pentas mungil budaya tersebut dibuka lalu seluruh penyanyi kecil daripada Vocalia Cukup umur. Mereka menyanyikan sejumlah lagu nasional sebagaimana Tanah Airku yang dilanjutkan tari Langgeng Nyanyi usul Betawi.

Lalu dilanjutkan tari Mapadendang usul Bugis, Makassar, Ampar-ampar Banana asal Kalimantan dan Tari Gembira daripada Jawa Tengah.

Tidak cuma tarian itu, kegiatan tersebut juga hendak menyuguhkan tari Serba Bumi asal Jawa Barat, Sirih Kuning (Betawi), Tanjung Katung (Melayu), Gambyong (Jawa Tengah) dan Ondel-ondel (Betawi).

Tidak ketinggalan hendak ada suguhan tari Sinanggar Tulo (Sumatera Utara), Soyong & Serangga (Jawa Tengah), Bajidor Kahot (Jawa Barat) dan Sim-sim asal Betawi.

Acara itu akan ditutup tari Medley Nusantara yang akan dibawakan Tim Kreasi Nusantara.

KESUKAAN:

Gelar Platform Seni, Perindo Ingin Bentengi Generasi Muda

IKJ Akan Buat Pusat Kajian dan Riset Komik Indonesia

Fakultas Seni Bagai Institut Kesenian Jakarta (FSR IKJ) hendak membuat Inti Kajian & Riset Komik Indonesia. Sesuatu ini sebagai sumbangsih kampus seni tertua di Nusantara untuk membangkitkan seni komik.

Dekan FSR IKJ Ide Smara Putri mengatakan, tahun ini IKJ akan berusia 45 tahun dan untuk menunjukkan komitmen sebagai perguruan tinggi kecil negeri tertua di Nusantara, maka pihaknya merancang untuk membuat Kunci Kajian & Riset Komik Indonesia.

Ide menjelaskan, kampus memandang semakin banyaknya komikus Indonesia yang mendapat tempat di warga perlu dibantu dengan inti riset tersebut. Selain tersebut, kehadiran alumni IKJ yang menjadi komikus handal adalah kekuatan baru dalam ekonomi kreatif.

“Ini sebagai tanggung jawab moral dan kepedulian dalam penyelidikan dan penyelidikan sebagai perguruan tinggi kecil, ” katanya dalam konferensi pers 28BIKINI (28 Tahun Bikin Komik-Kartun di Cikini) di Kampus IKJ, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Dia menuturkan, di IKJ khususnya kalender studi Desain Komunikasi Visual (DKV) telah banyak komikus dan kartunis yang rajin berkarya pada media cetak dan maya. Seperti Benny Rachmadi & Mice yang menerbitkan komik Benny and Mice & Pepeng ‘Naif’ yang melahirkan dua edisi komik Makhluk gaib Jalanan yang menjadi kritik penting komik Indonesia.

Diungkapkannya, IKJ segar membuka pembinaan ilustrasi secara kuliah Sequential Art (komik) satu semester penuh di 2010. Kurikulum baru itu dikembangkan lalu dosen muda yang juga praktisi ilustrator seperti Saut Irianto Manik, Saut Miduk, Rasuardie & Beng Rahadian.

Kapan inti riset & kajian komik ini diresmikan tergantung daripada seberapa lekas Pemprov DKI melakukan modernisasi kampus IKJ yang kini masih berjalan. Saat tersebut, terangnya, pembaharuan sudah memasuki tahap ke-2.

Citra berharap pada tahun depan kunci riset & kajian tersebut sudah terwujud. Dari sanak lantai yang direncanakan untuk pusat penyelidikan itu kampus akan melengkapinya dengan galeri dan taman pustaka bertemakan komik.

Dalam konferensi pers yang juga dihadiri seniman ternama Indonesia, Arswendo Atmowiloto turut mendukung pabrikasi pusat penyelidikan dan penyelidikan komik tersebut. Dia kendati menghibahkan 75 koleksi komik yang telah sekian lambat dia kumpulkan untuk IKJ sebagai benih kajian mula.

Arswendo mengatakan, industri komik di Nusantara sudah jauh berkembang. Masalahnya, ketika komik masuk ke media visual ataupun film nasibnya malah habis. Tidak seperti dalam luar negeri, komik malah bahan pendukung suatu film.

“Contohnya aja film Batman atau Superman kan lahirnya dari komik dulu. Bahwa di Nusantara komiknya telah bagus hendak tetapi demikian masuk film habis (riwayatnya), ” terangnya.

Terkait secara 28BIKINI daftar itu hendak berlangsung di Kamis 25 Juni 2015 getok 17. 30 WIB. Gelanggang kontemplasi DKV IKJ itu hendak menampilkan peluncuran buku komik Sepanel 3 Menawan menawan hati, buku kumpulan kartun Teguran Suru Datang Jakarta, workshop komikoleh Mice dan Reza Azer, permufakatan komik bersama Beng Rahadian, Seno Gumira Ajidarma, Mice & Saut Irianto.

Tersedia juga reuni dan revitalisasi sekte komik bersama Reza Azer, Alfi Zackhyelle & Pepeng “Naif” Indrasmoro.

Liburan, Siswa Bisa Belajar Bareng Seniman Ngetop

Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud) merintis susunan liburan bertepatan pandai ataupun maestro ekstrak kecil & akal budi.

Siswa yang terpenting mengikuti takwim itu senang menimba kecakapan dengan terus-menerus secara si maestro.

Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, pada tahun ini kalender Berlatih Bersama Lonjor (BBM) itu menjemput sejumlah 89 siswa siswi ulung daripada 274 mahasiswi yang sudah menuliskan mulai Mei dan kemudian.

Pasti banyaknya 89 penuntut tersebut nantinya senang mantap terus-menerus selama perihal tentang 10 tarikh ditempat 10 hulu yang ditetapkan.

“Sebanyak 89 siswa-siswi tersebut tenteram mantap rapi kejai lonjor kompetensi tandak, teater, musik, film, orang-orangan datang lukis, ” tanda Anies pada pirsa pelaksanaan BBM di dalam Rompok Kemendikbud, Jakarta, Kamis 25 Juni 2015.

Anies menguatkan, 10 empu yang bakal sambil sebab ini mentor yaitu I Nyoman Nuarta (seni patung) Tan De Ayan (musik/gitar, kecapi, suling), Sam Udjo (musik/angklung), Irawati Durban (tari), Supadminingtyas (sinden), Nasirun (lukis), Menyundut Perempuan jalang Thowok (tari), Aditya Gumay (teater), Purwacaraka (komposer) serta Berkilat Ramadhan (musik).

Dia mengeluarkan, BBM tenteram berlaku dalam liburan semester mula-mula. Nantinya suka diadakan di setiap liburan semester.

Padat hulu ataupun pengikut mendalam senang disematkan menyimpang. Anies mencerap, Kemendikbud berjanji takwim runut itu dapat (se)makin jadi kepara empu lainnya.

Dari segi nya, BBM bisa mengenai tersebut tiruan untuk lonjor di dalam semua zona beserta mengkader sempena mengagumkan membenang tersebut pada tonggak yuana.

Dengan perangkat BBM, ujarnya, superior negara ingin menyampaikan reaksi pendedahan taktik terjemahan pikiran, nilai perbandingan serta mulia lokal & tujuan untuk berprestasi pada kompetensi pikiran.

“Kami ingin kembangkan model pelibatan keturunan. Di partikel artis tertinggi Negeri pada mengembangkan tuntunan serta standar, ” tempat Anies.

PIKIRAN:

IKJ Tenteram Baka Daya Penyelidikan & Penelitian Komik Nusantara

Menikmati Eksotisme Danau Toba Melalui Foto

Keindahan Danau Toba beserta kadang tidak dapat dipungkiri. Zona wisata yang terletak pada Sumatera Utara itu disebut-sebut sebagai ketakjuban alam yang menakjubkan.

Fotografer Hasiholan Siahaan menjadikan Danau Toba beserta budayanya jadi objek karyanya yang diperlihatkan di TobaDream, Jalan Dr Saharjo, Manggarai, Jakarta Daksina. Dia menuntun Eksotisme Tano Toba sebagai tema pamerannya.

Menurut Hasiholan, salah satu tujuannya menggelar ekshibisi agar tingkatan muda lebih menghargai nilai budaya & kearifan lokal daerahnya di tengah terjangan bidik budaya eksentrik.

“Frame yang kita tampilkan semua akal budi lokal pada Danau Toba. Jangankan ananda daerah yang tinggal pada Jakarta, dalam sana aja masih banyak yang tidak tahu & kurang mengalpakan terhadap keindahan budayanya, ” kata Hasiholan di TobaDream, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2015).

Hasiholan menjelaskan, kotak-katik dokumentasi pengambilan gambar maupun foto terkait dengan eksotisme budaya Toba berlangsung selama masa masa sembilan tahun.

Foto mengarang tentang perubahan, keindahan dunia, daerah sekeliling, budaya, prasejarah yang tersisa dari 850 seperseribu tahun lalu tatkala bukit supervolcano Toba meletus.

Menurut nya, foto-foto yang dipamerkan yang sangat langka dan luar biasa. Foto-foto tersebut diambil langsung dmelalui sebuah perarakan yang selama masa 2006-2015.

“Ada seratus lebih foto yang kita abadikan, tapi karena tempatnya terpatok maka kita hanya angkat 77 foto di sini. Nanti lengkapnya kompatibel kita adakan launching bukunya, ” tutur jurnalis foto Koran SINDO ini.

Selain pameran Foto, kegiatan ekshibisi juga hendak diselingi kegiatan diskusi bertema Toba the Forgotten Beauty yang menghadirkan pembicara daripada para pemerhati budaya & sastrawan & akademisi usul Sumatera Utara.